Inilah Alasan Mengapa Sex Dianggap Sebagai Hal Lumrah di Jepang

Laskar Anime Indonesia – Kalian pasti sudah tau bahwa negara Jepang merupakan negara dengan produksi adult videonya yang begitu besar. Bahkan JAV sendiri menjadi penyumbang pendapatan negara kedua setelah sektor industri.

Alasan dibalik dari perkembangan JAV di Jepang karena latarbelakang dari agama nenek moyang orang Jepang yakni Shintoism. Ajaran agama tersebut tidak mengenal yang namanya dosa murni.

Oleh karena itu seks dalam agama dianggap sebagai semacam panggilan alam sehingga mereka harus memenuhinya selama tidak menyakiti sesama maka itu bukanlah sebuah dosa.

Sedangkan dosa menurut agama Shinto adalah suatu kegiatan yang apabila merusah alam dan melakukan hal-hal bersifat destruktif lainnya.

Walaupun demikian, budaya Jepang yakni seks bebas dianggap sebagai hal baisa dan bukan merupakan hal tabu layaknya seperti ciuman atau bermesraan di depan umum.

Justru hal-hal tersebut dianggap sebagai sesuatu yang tidak sopan dan tidak menghormati orang lain di masyarakat Jepang.

Hal tersebut sangat kontradiktif dengan adanya museum seks tersebar di berbagai belahan Jepang dan praktek prostitusi yang berstatus ilegal secara undang-undang, namun hal itu tidak dipusingkan oleh masyarakatnya sendiri.

Dengan adanya paham Shintoism yang dianut oleh masyarakat Jepang, anak-anak pun akhirnya bisa mendapatkan akses yang leluasa terhadap segala hal yang berbau seksualitas seperti museum seks, berfoto dengan organ vital pria, hingga parade.

Hal tersebut diperkuat dengan adanya suatu budaya dimana setiap cewek di Jepang selalu melepas masa keperawanannya saat masa sekolah. Tentu saja hal berharga tersebut diberikan kepada teman dekat bukan pacarnya.

Selain alasan diatas, keluarga juga sudah tahu namun masih tetap cuek, karena menurut mereka, anak-anak juga harus mengetahui tentang budaya seks saat sekolah. Bahkan mereka membicarakan hal tersebut layaknya sedang berbicara mengenai masalah sekolah.

Walaupun demikian ada beberapa alasan mengapa cewek Jepang masih perawan. Salah satunya karena fisik. Kebanyakan wanita Jepang yang cantik dan seksi biasanya telah melepas keperawannya kepada teman dekatnya.

Sedangkan yang masih perawan biasanya memiliki masalah fisik pada wajahnya. Walaupun pada dasarnya jumlah mereka hanya 6 % saja.

Alasan lainnya mengapa seks bebas begitu lumrah adalah, karena pergaulan yang begitu bebas dan tak terkontrol. Hal tersebut dapat diketahui melalui salah satu penulis blog yang hadir di sebuah acara pernikahan.

Di pernikahan tersebut diperlihatkan kisah asmara kedua mempelai mulai dari berkenalan hingga menikah. Di akhir sesi mereka juga akan secara terang-terangan menampilkan hasil tes urin yang menyatakan kalau si cewek positif hamil.

Beda dengan di Indonesia dimana hal tersebut akan menjadi aib dari keluarga besar mempleias dan tidak mungkin diperlihatkan secara terang-terangan di acara pernikahan.

Namun beberapa tempat di Jepang saat ini masih memiliki gadis yang perawan seperti Hokkaido, Aomori, Hiroshima, Okayama, Kagoshima, Kumamoto, dll yang belum terpengaruh dari Tokyo Metropolitan.

Walaupun demikian, Jepang sendiri menyarankan mereka melakukan hubungan tersebut karena kurangnya angka kelahiran dari negara tersebut. Pemerintah Jepang sendiri harus menerapkan beberapa sistem dengan memberikan tunjangan pada pasangan di Jepang.

Sebelum saya mengakhiri ulasan mengenai alasan dibalik lumrahnya seks di Jepang. Saya sarankan kepada kalian agar tidak meniru apa yang dilakukan oleh negara Jepang. Kita harus mematuhi norma-norma yang ada pada lingkungan kita.

Akhir kata itulah artikel mengenai kebudayaan Jepang yang terbilang begitu aneh bagi kita. pesan saya cintai budaya Indonesia ini seperti kalian mencintai pacar kalian. Dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya, and stay tune.

Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More