Review Anime Hanbun no Tsuki ga Noboru Sora

472

Hai semuanya, selamat datang di Laskar Anime Indonesia!

Kali ini saya mau nge-review salah satu anime yang mengharukan, yaitu Hanbun no Tsuki ga Noboru Sora.

Sesi kali ini akan membagikan informasi dasar tentang animenya, ost, dan review penulis.


Type: TV

Episodes: 6

Status: Finished Airing
Aired: Jan 13, 2006 to Feb 24, 2006
Premiered: Winter 2006
Broadcast: Unknown
Producers: Pony Canyon, Dream Force
Licensors: Nozomi Entertainment, Crimson Star Media
Studios: Group TAC
Source: Light novel
Genres: Comedy, Drama, Romance
Duration: 24 min. per ep.
Rating: PG-13 – Teens 13 or older

Synopsis

Bercerita tentang Ezaki Yuuichi yang telah di vonis positif terkena “Hepatitis A” yang mengakibatkan dirinya kehilangan teman-temannya dan di jauhi oleh keluarganya.

Hal yang menyakitkan dan membosankan karena hidup nya menjadi sendirian tinggal di rumah sakit.

Untuk menghilangkan rasa bosannya, dia harus menyelinap keluar dari rumah sakit kalau sampai ketahuan dirinya akan dapat hukuman dari pihak rumah sakit.

Tapi setelah dirinya bertemu dengan seorang gadis seusianya yang juga tinggal di rumah sakit tersebut, dirinya langsung jatuh cinta pada kecantikan gadis tersebut.

Kepribadian Akiba Rika tidak begitu menawan seperti kecantikannya.

Sebenarnya, dia agak egois dan mudah bad mood.

Tapi karena mereka berdua sering menghabiskan waktu bersama saat di rumah sakit, mereka menjadi berdua menjadi sangat dekat satu sama lain.

Mereka saling berbagi kegembiraan dan berbagai cobaan yang biasa terjadi di masa-masa cinta monyet.

Bahkan ketika mereka tau kalau masing-masing dari mereka memiliki penyakit yang mematikan dan kecil untuk bisa sembuh mereka saling menompang satu sama lain untuk tetap bisa melawan penyakit yang mereka derita.


OST

Opening Theme
“Aoi Koufuku” by Nobuko
Ending Theme
“Kioku no Kakera” by Nobuko

Review Penulis

Ketika saya melihat sinopsisnya, otomatis saya langsung berpikir bahwa anime ini akan menceritakan kisah cinta mereka yang mengharukan.

Tapi, perkiraan saya sedikit meleset. Karena saat menonton lebih dari episode 1, saya langsung disuguhi drama ala sinetron pada umumnya.

Jujur saya berharap banget kalau ini anime yang bikin nguras air mata, tapi ekspektasi saya terlalu tinggi, pasalnya konteks di anime ini agak rancu atau tidak beraturan.

Pertama, saat dokter yang gerak-geriknya kaya suka sama si Heroine, tapi sebenernya cuma lihat si MC yang kesusahan dan dianggap menarik.

Terus MC-nya bikin kesel, terutama saat diajak tante-tante, disaat di mana heroine tengah sekarat, dan dia pasrah aja waktu disentuh si tante, kalau nggak ada dokter dan suster udah terjadi tuh NTR.

Tiap episode pasti ada permasalahan, yah karena ini anime cuma 6 episode sih jadi maklumin aja, walaupun pengen sesekali lihat mereka akur.

Tapi, ending di cerita ini nggak gantung dan lumayan buat kalian yang pengen lihat happy ending sementara.

Untuk grafik karena ini anime lama, jadi menurut saya udah lumayan, karakternya juga lumayan imut.

Yang paling saya suka di anime ini adalah, background music-nya yang bener-bener pas buat situasi di anime ini, bikin merinding, enak didenger, dan mengharukan banget.

Kayanya background music-nya setara Clannad dan Angel Beats lah, bikin pengen nangis bener-bener deh, best banget sampe saya langsung search google buat DL semua lagunya.

Kesimpulan

  • Story : 7.8
  • Grafik : 7.5
  • Sound : 10
  • Average : 8.4
  • Nilai : 8

Re-Watchability : 2/5

(5)- Di manapun, kapanpun, berapa kalipun kalian bisa menontonnya lagi.

(4)- Benar-benar pas buat ditonton lagi sampai lebih dari 3 kali

(3)- Sekali lagi boleh, 2 sampai 3 kali buat fans dari series ini.

(2)- Nonton sekali sudah cukup.

(1)- Tidak worth buat ditonton ulang, bahkan males buat nonton sampai tamat.


Nah, sekian dahulu review dari saya, ditunggu ya artikel-artikel selanjutnya dari saya, Dadah!

Comments